POSTINGAN.ID-AMBON, Pemerintah Provinsi Maluku meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masuknya cuaca panas ekstrem akibat fenomena El Nino.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan api.
“Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak meninggalkan api di kawasan hutan maupun lahan.
Mari bersama menjaga hutan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat Maluku. Tetap waspada, cegah kebakaran, dan utamakan keselamatan,” tegas Hendrik, Rabu (2/9/2026).
Selain melarang aktivitas pemicu api, Pemprov Maluku juga meminta warga segera melapor jika menemukan titik api sekecil apa pun kepada pihak berwenang, seperti BPBD, pemadam kebakaran, atau TNI/Polri setempat.
Langkah penanganan cepat dinilai krusial agar kobaran api tidak meluas dan membahayakan kesehatan serta keselamatan publik.(*)