Bupati Malteng Resmikan Rangkaian Agenda HUT Masohi ke-69

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir (berkaus putih) mengibarkan bendera pelepasan menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-69 Kota Masohi, Banda Heritage Festival 2026, dan Kick Off Hari Santri Nasional 2026 di Masohi. (Foto: Istimewa)
🎧 Dengarkan KaryaMenyiapkan suara bahasa Indonesia…
0:00Siap diputar

Kualitas suara mengikuti pilihan suara yang tersedia di perangkat atau browser Anda.

POSTINGAN.ID-MASOHI, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi membuka tiga rangkaian kegiatan strategis daerah: peringatan HUT ke-69 Kota Masohi, Banda Heritage Festival 2026, dan Kick Off Hari Santri Nasional 2026.

​Tiga agenda besar ini dirancang sebagai momentum memperkuat identitas daerah, menjaga warisan budaya, serta meneguhkan nilai keagamaan demi mendukung pembangunan di Maluku Tengah.

​Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan bahwa rangkaian agenda ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan wadah memupuk kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat.

​Ia menyebutkan, Kota Masohi memiliki peran vital sebagai pusat pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, serta pelayanan publik. Usia ke-69 tahun ini sepatutnya menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan, kebersihan kota, dan ekonomi yang inklusif.

​“Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-69 Kota Masohi sebagai momentum memperkuat rasa memiliki, semangat gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan kota yang semakin maju, tertata, nyaman, dan membanggakan,” kata Zulkarnain.

​Selain perayaan kota, peluncuran Banda Heritage Festival 2026 difokuskan untuk mempromosikan sejarah dan kebudayaan Kepulauan Banda yang mendunia.

​“Kawasan ini menjadi bagian dari perjalanan sejarah perdagangan rempah-rempah, perjumpaan berbagai bangsa, serta perkembangan tradisi yang membentuk identitas masyarakat setempat,” ujarnya.

​Festival tersebut diharapkan mampu membangkitkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta UMKM lokal agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

​Di sisi lain, Kick Off Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” menggarisbawahi pentingnya peran pesantren dalam menjaga moderasi beragama dan membina karakter generasi muda.

​Zulkarnain berharap para santri di Maluku Tengah tumbuh menjadi generasi mandiri, berilmu, dan berintegritas.

​Ia memungkas bahwa keberhasilan seluruh agenda ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari tokoh agama, komunitas budaya, hingga pemuda.

​“Melalui peluncuran tiga agenda tersebut, masyarakat diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Maluku Tengah,” pungkasnya.(*)

👁 2 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca📅 Terbit 18 Oktober 2026