PLN UP3 Ambon Perkuat Layanan Listrik dan Sinergi Pembangunan di Pulau Buru​

🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-BURU, PT PLN (Persero) terus memantapkan kualitas pelayanan kelistrikan sekaligus mempererat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buru.

Langkah strategis ini ditegaskan lewat kunjungan kerja Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, yang memfokuskan agenda pada peningkatan kapasitas keahlian petugas teknis serta audiensi bersama Pemkab Buru.​

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik harus berjalan seiring dengan kolaborasi lintas sektor.​

“Bagi PLN, listrik bukan hanya tentang menghadirkan pasokan energi, tetapi bagaimana keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi serta pembangunan daerah. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapan petugas di lapangan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan kelistrikan masyarakat dapat direspons dengan semakin baik,” ujar Dony, Rabu (9/9/2026).​

Dalam pertemuannya dengan Wakil Bupati Buru, pihak PLN menyelaraskan rencana pengembangan jaringan listrik dengan arah pembangunan daerah, infrastruktur, hingga sektor ekonomi lokal.​

Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, menyebutkan bahwa koordinasi intensif bersama pemda sangat mutlak agar pemetaan kebutuhan energi berjalan akurat.​

“Kami ingin memastikan PLN hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buru. Melalui koordinasi yang semakin kuat, kami berharap kebutuhan dan potensi pengembangan kelistrikan dapat dipetakan dengan lebih baik sehingga keberadaan listrik semakin memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, maupun pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Ramli.​

Selain diplomasi dengan pemerintah daerah, PLN UP3 Ambon menggembleng kualitas lini depan pelayanan internal lewat program Kampus Yantek di ULP Namlea.

Ramli turun langsung menjadi instruktur guna membekali para petugas Pelayanan Teknik (Yantek).

​Fokus pembekalan meliputi kedisiplinan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kepatuhan standar operasional, hingga respons cepat saat penanganan gangguan di lapangan.​

“Petugas Yantek merupakan salah satu wajah PLN yang paling dekat dengan pelanggan. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, kecepatan pelayanan, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kompetensi teknis harus berjalan bersama dengan profesionalisme dan semangat melayani,” tegas Ramli.

​Langkah terpadu ini diharapkan dapat menjaga keandalan listrik di Pulau Buru, sekaligus menjadikan pasokan energi sebagai penggerak roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.(*)

👁 4 dilihat💬 0 komentar2 menit baca