POSTINGAN.ID-JAKARTA, Badan Pusat Statistik (BPS) RI memberikan pujian atas kepemimpinan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Di tengah ketidak pastian ekonomi global, Provinsi Maluku mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 5,24 persen pada semester I-2026.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, saat acara penandatanganan Naskah Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) aset tanah dari Pemprov Maluku dan Pemkot Tual kepada BPS di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
“Di tengah ketidakpastian global, pada semester I tahun 2026 ekonomi Provinsi Maluku mampu tumbuh sebesar 5,24 persen. Bahkan, sejumlah kabupaten/kota di Maluku pertumbuhannya berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Ini capaian yang sangat luar biasa,” ujar Amalia.
Amalia menyebutkan bahwa laju perekonomian Maluku didorong oleh dua sektor utama, yakni perikanan dan perdagangan.
Ia menyarankan pemerintah daerah untuk menggenjot hilirisasi produk perikanan demi memperluas lapangan kerja formal sekaligus menekan angka kemiskinan.
Pada momentum yang sama, Pemprov Maluku menyerahkan hibah lahan seluas 2.150 m² di Kota Ambon untuk BPS Provinsi Maluku.
Sementara itu, Pemkot Tual menghibahkan tanah seluas 5.000 m² untuk operasional BPS Kota Tual.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa pengalihan aset ini adalah langkah konkret daerah dalam memperkuat sinergi antar lembaga.
Harapannya, seluruh kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah selalu mengacu pada data statistik yang akurat.
“Hibah tanah ini adalah bukti nyata komitmen kami bahwa pembangunan di Maluku harus dibangun di atas basis data yang berkualitas,” tegas Gubernur Hendrik.
Agenda penting ini turut dihadiri oleh Sekda Provinsi Maluku Sadali Ie, Wakil Walikota Tual Amir Rumra, Sekretaris Utama BPS RI Zulkifli, serta Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia beserta jajaran pejabat daerah terkait.(*)







