PLN-Kejati Malut Sinergi Percepat Elektrifikasi Desa

AUDIENSI: General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah bersama jajaran manajemen PLN saat melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H., untuk memperkuat sinergi percepatan program ketenagalistrikan di Maluku Utara, Minggu (27/9/2026).
🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-​TERNATE, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

Langkah ini diambil untuk mengawal kelancaran program strategis kelistrikan, khususnya Pembangunan Listrik Desa (Lisdes) dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di wilayah kepulauan tersebut.​

Langkah koordinasi lintas instansi ini dibahas dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIW MMU, Dony Noor Gustiarsyah, mendampingi jajaran manajemen PLN UIW MMU serta PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua.​

“Program ketenagalistrikan yang kami jalankan merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah untuk meningkatkan akses energi masyarakat dan mendorong kemandirian energi nasional. Kami memohon dukungan dan kolaborasi dari Kejaksaan Tinggi Maluku Utara agar berbagai program, khususnya pembangunan Lisdes dan pengembangan PLTS, dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dony, Minggu (27/9/2026).

​Dony mengungkapkan, percepatan transisi energi bersih kini difokuskan pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS).

Sistem ini dirancang untuk menjangkau daerah terisolasi sekaligus memangkas ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil.​

“Maluku Utara memiliki karakteristik geografis kepulauan dengan tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.​

Merespons hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H., menegaskan komitmennya dalam mendukung keandalan pasokan listrik yang krusial bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Menurut Roberthus, kesuksesan proyek vital ini bergantung pada komunikasi lintas sektor yang solid.​

“Setiap program pembangunan membutuhkan komunikasi yang baik agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat yang akan diberikan. Dengan kolaborasi dan penyampaian informasi yang tepat, berbagai program strategis pemerintah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutur Roberthus.​

Melalui kemitraan strategis ini, PLN dan Kejati Malut berikhtiar mempercepat elektrifikasi hingga ke pelosok serta menghadirkan infrastruktur energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.(*)

👁 3 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca