Bahlil Segera Umumkan Hasil Uji Coba CNG

Menteri ESDM sekaligus Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia.
🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-JAKARTA, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mematangkan evaluasi uji coba compressed natural gas (CNG) sebagai opsi pengganti LPG 3 kilogram.

Hasil kajian teknis dan skema bisnis ini dijadwalkan bakal diumumkan langsung oleh Menteri ESDM sekaligus Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia.

​Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) saat ini sedang merampungkan penilaian menyeluruh, mulai dari keandalan tabung hingga kesiapan rantai pasok.​

“Ya ini kan lagi dievaluasi oleh Ditjen Migas. Itu kan dari tabung, kemudian proses CNG sampai ke tabung, itu juga proses bisnisnya lagi diselesaikan oleh Ditjen Migas,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

“Jadi dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan langsung sama Pak Menko.” Ungkapnya.

​Proses pengujian lapangan yang digarap Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) telah memasuki pekan ketiga.

Evaluasi harian terus dilakukan untuk memetakan aspek operasional dan keselamatan sebelum opsi kebijakan ini resmi digulirkan.​

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa peninjauan menyeluruh akan dilakukan setelah masa uji coba genap satu bulan. Salah satu poin penting yang dicermati adalah moda distribusi bahan bakar gas tersebut.​

“Data terus dievaluasi, setiap hari dicek. Ada hal apa yang bisa dilakukan, yang dievaluasi poin-poinnya apa saja. Setelah satu bulan, kita akan lakukan review seluruh aspek yang terkait. Seperti misalnya CNG ini harus diantar dalam wadah atau truk yang tidak bersifat bak terbuka,” tutur Laode, Rabu (30/9/2026).​

Tahapan berikutnya, pemerintah bakal merumuskan pola niaga serta mekanisme penyaluran ke masyarakat, termasuk pembagian peran pelaku usaha dalam penyediaan tabung dan stasiun pengisian.​

“Tahap selanjutnya kita akan mendiskusikan mengenai skemanya. Skema untuk CNG ini nanti seperti apa sih. Siapa yang menjual, siapa yang menyuplai tabung, gasnya diisinya di mana,” pungkas Laode.(*)

👁 3 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca