Cegah Konflik Sosial, Kapolda Maluku: Kedekatan polisi dengan masyarakat harus diperkuat

🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-AMBON, Polda Maluku terus mematangkan langkah pencegahan konflik sosial di wilayahnya.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk memperkuat deteksi dini dan pembinaan masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).​

Instruksi ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas secara virtual bersama Pejabat Utama Polda Maluku, para Kapolres, dan Kapolsek dari Command Center Polda Maluku, Selasa (15/9/2026).​

Irjen Pol Dadang menegaskan pentingnya pergeseran pola kerja kepolisian dari reaktif menjadi proaktif.

Menurutnya, kekuatan Polri tidak cuma dihitung dari jumlah personel, tetapi dari sejauh mana kedekatan dan kepercayaan yang terbangun bersama warga.​

Untuk mendukung langkah proaktif tersebut, Kapolda menginstruksikan penguatan program inovatif seperti Polima dan Baileo Emarina, serta optimalisasi peran Bhabinkamtibmas di lapangan.​

“Kedekatan polisi dengan masyarakat harus diperkuat. Bagaimana masyarakat bisa proaktif dengan polisi kalau mereka tidak mengenal polisi yang bertugas di wilayahnya? Karena itu, Polima dan sambang Binmas harus benar-benar dijalankan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” tegas Dadang.

​Ia menambahkan, Polsek memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan warga. Karena itu, fungsi Binmas dan intelijen di tingkat Polsek harus berjalan maksimal.​

“Polsek harus diperkuat karena Polsek adalah basis Binmas dan intelijen. Peran Bhabinkamtibmas, Polima, serta Baileo Emarina harus benar-benar dikedepankan sehingga personel di wilayah memiliki kewibawaan dan dihargai masyarakat sebagai tokoh yang bisa diandalkan,” tambahnya.​

Melalui strategi penguatan di tingkat bawah ini, Polda Maluku berharap jajaran kepolisian wilayah makin responsif dalam mendeteksi potensi masalah dan mencegah gesekan sosial sebelum bereskalasi menjadi konflik terbuka.(*)

👁 3 dilihat💬 0 komentar2 menit baca