Gubernur Hendrik Dorong Potensi Maluku Tembus Pasar Global

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakor Badan Penghubung Provinsi bersama Dekranasda se-Provinsi Maluku Tahun 2026 di Anjungan Maluku, TMII, Jakarta, Senin (28/9/2026).
🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-MALUKU, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi sebagai kunci utama membawa potensi daerah mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif, produk unggulan, investasi, hingga kebudayaan ke kancah internasional.

​Pernyataan tersebut disampaikan Hendrik saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Penghubung Provinsi bersama Dekranasda se Provinsi Maluku Tahun 2026 di Anjungan Maluku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (28/9/2026).​

Rakor bertema “Kolaborasi Strategis Memajukan Promosi Wisata, Investasi, Produk Unggulan, dan Budaya Maluku Menuju Pasar Global” ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan menghasilkan aksi nyata bagi perekonomian daerah.​

“Semoga Rakor ini menghasilkan gagasan, keputusan dan langkah nyata bagi kemajuan ekonomi kreatif, produk unggulan, pariwisata dan kebudayaan Maluku,” ujar Hendrik.​

Menurut Hendrik, percepatan pembangunan Maluku membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, komunitas kreatif, akademisi, hingga seluruh pemangku kepentingan.

Selain sinergi, pemanfaatan inovasi teknologi dan penyesuaian tren pasar menjadi syarat mutlak agar produk lokal bernilai saing tinggi.​

“Produk-produk Maluku tidak hanya dikenal karena keunikan tradisinya, tetapi juga harus mampu tampil dengan kualitas, desain, kemasan, teknologi dan pemasaran yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tegasnya.​

Ia meminta seluruh hasil kesepakatan Rakor langsung ditindaklanjuti melalui program terukur, lengkap dengan kejelasan pelaksana, jadwal kegiatan, serta indikator keberhasilan.​

Di sisi lain, Hendrik menyoroti peran Anjungan Maluku di TMII sebagai etalase strategis untuk mempertemukan potensi budaya, produk unggulan, pasar, investasi, dan pariwisata kepada publik nasional maupun internasional.​

“Mari kita bangun Maluku bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan karya. Bukan hanya dengan potensi, tetapi dengan nilai tambah. Bukan hanya dengan rencana, tetapi dengan hasil nyata,” kata Hendrik.

​Mengakhiri arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Penghubung Provinsi Maluku di Jakarta serta Dekranasda atas terselenggaranya acara ini.

Ia mengajak seluruh pihak menjaga semangat Lawamena dan kebersamaan demi mewujudkan Maluku yang maju, adil, dan sejahtera.

​Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, Direktur Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif RI Neli Yana, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dirut PT Bank Maluku Malut, Operation Director TMII, para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Maluku, pimpinan perangkat daerah, instansi kebudayaan, serta jajaran pengurus FORKAPSI.(*)

👁 3 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca