Gubernur Hendrik Amankan Komitmen Strategis KKP untuk Sektor Kelautan Maluku

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (kanan) usai audiensi pembahasan komitmen pengembangan sektor kelautan Maluku di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
🔊 Dengarkan BeritaDibacakan langsung oleh browser — tanpa API key
0:000:00

POSTINGAN.ID-JAKARTA, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengamankan sejumlah komitmen strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memperkuat sektor kelautan serta perekonomian masyarakat pesisir di Maluku.​

Kepastian tersebut diperoleh usai Gubernur Hendrik menggelar audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Erawan Asikin serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku S.I. Patta.

​Salah satu fokus utama KKP adalah program Kampung Nelayan Modern (KNMP). Saat ini, 79 lokasi KNMP sedang berjalan di Maluku, dan KKP telah meminta Pemprov Maluku mengidentifikasi titik baru untuk pengusulan tahun 2027.​

Selain KNMP, KKP siap memfasilitasi budidaya rumput laut skala besar di Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kepulauan Tanimbar.

Potensi lahan yang teridentifikasi mencapai 5.592 hektare di Maluku Tenggara dan 12.979 hektare di Kepulauan Tanimbar, dengan menggunakan teknologi pelampung (buoy) serta tali ramah lingkungan.

​“Menanggapi usulan Pemprov Maluku, kami dari KKP siap memfasilitasi program budidaya rumput laut skala besar di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Trenggono.​

KKP juga mengawal rencana operasional kapal pembersih sampah laut Mobula 10 hibah dari The Sea Cleaners Swiss yang dijadwalkan tiba di Ambon pada akhir 2026.

Untuk pasokan energi nelayan, KKP bekerja sama dengan PT Pertamina mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di pusat pendaratan ikan (hub), sekaligus mengkaji modifikasi mesin kapal berbasis listrik.​

Gubernur Hendrik Lewerissa mengapresiasi respons cepat KKP terhadap aspirasi daerah. Menurutnya, hasil pertemuan ini menjadi landasan penting bagi kebangkitan ekonomi wilayah pesisir.​

“Saya bersama jajaran dan seluruh masyarakat Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas penerimaan hangat serta deretan komitmen nyata dari Menteri KP beserta jajaran melalui jawaban atas usulan kami yang langsung direspons dan direalisasikan oleh Pak Menteri,” kata Gubernur Hendrik.​

Ia optimistis hasil audiensi ini dapat mendorong lompatan besar bagi perekonomian daerah.​

“Hasil audiensi ini menjadi fondasi kuat kebangkitan ekonomi pesisir dan penegakan kedaulatan perikanan serta bagian dari lompatan ekonomi di Maluku,” pungkasnya.(*)

👁 3 dilihat💬 0 komentar2 menit baca