Diduga Main Kompor Minyak, Rumah Ambon Terbakar

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berjibaku menarik selang air di gang sempit untuk melakukan proses pendinginan di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) rumah dua lantai yang terbakar di kawasan Jalan Baru, Kelurahan Honipopu, Kota Ambon, Jumat (30/10/2026). (Istimewa)
🎧 Dengarkan KaryaMenyiapkan suara bahasa Indonesia…
0:00Siap diputar

Kualitas suara mengikuti pilihan suara yang tersedia di perangkat atau browser Anda.

POSTINGAN.ID-AMBON, Sebuah unit hunian tingkat dua yang berlokasi di kawasan Jalan Baru, RT 004/RW 004, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, mengalami musibah kebakaran hebat pada Jumat (30/10/2026) menjelang siang hari, sekitar pukul 10.00 WIT.

​Objek properti milik Rifan Gunawan tersebut porak poranda dengan tingkat kerusakan terparah meluluhlantakkan seluruh area lantai atas.

Peristiwa nahas ini juga mengakibatkan dua korban jiwa luka-luka saat berjibaku memadamkan kobaran api secara mandiri. Total kerugian materiel ditaksir menyentuh angka Rp500 juta.

​Kronologi awal diungkapkan oleh Pejabat Sementara (PS) Kasi Sub Seksi Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Aipda Agung Prayudi Biarno.

Berdasarkan laporan, percikan musibah ini pertama kali disadari oleh seorang saksi bernama Dirgahayu Sudirman (20).

​Ketika musibah bermula, Dirgahayu sedang beristirahat di lantai atas sebelum akhirnya sang adik bergegas memberitahukan situasi darurat tersebut.

​”Dirgahayu kemudian bangun dan menyelamatkan tiga anak kecil yang sedang bermain di lantai II. Ia menurunkan mereka ke lantai I dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga,” terang Agung memaparkan keterangan resmi kepolisian.

​Si jago merah yang mengamuk dengan cepat berhasil diredakan setelah armada penanggulangan tiba. Sekitar pukul 11.00 WIT, dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon bersama satu unit mobil suplai air milik BNPB langsung dikerahkan ke titik lokasi.

​Jajaran aparat gabungan dari Polresta Ambon dan Polsek Sirimau di bawah komando langsung Kapolsek Sirimau turut diterjunkan guna mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​”Pukul 11.55 WIT, api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar. Selanjutnya, dilakukan pendinginan di TKP. Api tidak merembet ke rumah warga lainnya,” jelas Agung mengonfirmasi situasi terkini.

​Berdasarkan himpunan data dan keterangan para saksi mata di lapangan, pemicu awal diduga kuat berasal dari aktivitas tiga anak kecil yang sedang bermain peran memasak di lantai dua, lalu menyalakan kompor minyak tanah hingga memicu kobaran api besar.

​Dampak insiden ini, Dirgahayu Sudirman menderita luka melepuh pada bagian telapak tangan kanan serta telapak kaki. Sementara itu, korban lainnya yakni Nurdiana Kamila mengalami luka lecet di jari kaki kiri dan kanan serta luka sedang di area belakang kepala.

​Meski sempat menjalani penanganan medis darurat di RS Al-Fatah Ambon, kedua korban kini telah diperbolehkan pulang oleh tim dokter yang merawat.

​Menutup keterangannya, Agung memastikan tidak ada korban jiwa maupun bangunan sekitar yang ikut terdampak kobaran api, meski kerugian harta benda dipastikan mencapai setengah miliar rupiah.(*)

z

👁 4 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca📅 Terbit 30 Oktober 2026