Geger Survei IPO: Bahlil Puncak Menteri Populer

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
🎧 Dengarkan KaryaMenyiapkan suara bahasa Indonesia…
0:00Siap diputar

Kualitas suara mengikuti pilihan suara yang tersedia di perangkat atau browser Anda.

POSTINGAN.ID-JAKARTA, Nama Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sukses mengguncang panggung politik nasional.

Hasil riset terbaru lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Bahlil sebagai jajaran menteri paling populer dan paling diingat publik dalam Kabinet Merah Putih, bahkan melampaui sejumlah tokoh besar seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

​Berdasarkan survei bertajuk “Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih” yang digelar pada 12–20 Oktober 2026, Bahlil menguasai kategori pengenalan spontan (top of mind) dengan raihan 37,5 persen. Angka ini menempatkannya di posisi teratas, mengungguli Abdul Muhaimin Iskandar (34,1%), Zulkifli Hasan (21,7%), dan AHY (16,5%).

​Dominasi Bahlil makin tak terbendung ketika responden disodorkan daftar nama menteri. Popularitasnya melambung tinggi hingga 70,4 persen, mengungguli AHY yang mengantongi 62,5 persen, Muhaimin Iskandar 60,9 persen, serta Zulkifli Hasan 48 persen.

​Kinerja moncer ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Akademi Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan. Menurutnya, lonjakan popularitas Bahlil merupakan bukti nyata bahwa manuver dan keberpihakan kebijakan energi pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat luas selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

​”Keberpihakan ekonomi tidak cukup diwujudkan melalui pertumbuhan investasi dan peningkatan produksi nasional. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi, memperoleh manfaat dari sumber daya alam, serta terlindungi daya belinya,” tegas Arief dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

​Ia menambahkan, berbagai terobosan seperti pengaktifan sumur minyak rakyat, pembukaan akses pertambangan rakyat, hingga konsistensi menahan lonjakan harga BBM bersubsidi menjadi faktor utama penyokong tingginya simpati publik.

​”Kebijakan yang memberikan ruang kepada rakyat kecil, mulai dari pengelolaan sumur minyak rakyat, pertambangan rakyat, hingga menjaga harga BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan, merupakan bagian dari upaya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan negara berpihak kepada rakyat,” ujar Arief. Di lansir dari IDN Times, Minggu (25/10/2026).

​Tak hanya berfokus pada ekonomi kerakyatan, gebrakan Bahlil di bidang transisi energi juga terbukti ampuh memikat perhatian pemilih muda. Langkah agresifnya mendorong pemanfaatan sumber energi bersih dinilai relevan dengan isu keberlanjutan lingkungan yang menjadi perhatian milenial dan Gen Z.

​”Selain itu, kebijakan Menteri Bahlil terhadap transisi energi, dengan mendorong berbagai alternatif sumber energi bersih di Indonesia menjadikannya kini digandrungi orang muda,” ungkap Arief.

​Sebagai informasi, survei IPO ini dilaksanakan menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden di seluruh Indonesia, dengan margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(*)

👁 5 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca📅 Terbit 26 Oktober 2026