Pemprov Ajak Lulusan Unpatti Dorong Inovasi Daerah

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Muhammad Jusuf Kalla, bersama pimpinan Universitas Pattimura saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana, Profesi, Magister, and Doktor Periode Oktober 2026 di Ambon.
🎧 Dengarkan KaryaMenyiapkan suara bahasa Indonesia…
0:00Siap diputar

Kualitas suara mengikuti pilihan suara yang tersedia di perangkat atau browser Anda.

POSTINGAN.ID-AMBON, ​Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si., IPU., mewakili gubernur, mengajak ribuan wisudawan Universitas Pattimura (Unpatti) untuk menjadi penggerak perubahan dan motor pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikannya pada Rapat Terbuka Luar Biasa Senat dalam rangka Wisuda 1.713 lulusan Program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Periode Oktober 2026 yang dihelat di Auditorium Unpatti, Ambon, Senin (2/11/2026).

​Pemerintah Provinsi Maluku menekankan bahwa tantangan zaman yang kian dinamis meliputi disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, hingga perubahan iklimmenuntut para sarjana baru agar tidak sekadar berbekal teori akademis. Lebih dari itu, adaptabilitas dan kemampuan menerjemahkan ilmu menjadi solusi nyata di tengah masyarakat menjadi kunci utama.

​“Mengutip pesan Albert Einstein, ukuran kecerdasan adalah kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan. Keunggulan masa depan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengubah pengetahuan menjadi solusi bagi masyarakat,” ujar Sadali saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku.

​Potensi kekayaan alam Maluku yang melimpah, mulai dari sektor kelautan, perikanan, pertanian, hingga pariwisata kepulauan, dinilai memerlukan sentuhan sumber daya manusia yang kompeten.

Perguruan tinggi didorong untuk memperkuat riset yang selaras dengan konsep ekonomi biru (blue economy), ketahanan pangan, dan energi terbarukan demi mengakselerasi kesejahteraan wilayah.
​Dalam kesempatan yang sama, pemda menitipkan tiga poin krusial bagi para lulusan:

​Pertama, membumikan gelar akademik sebagai bentuk pengabdian nyata yang solutif bagi masyarakat.
​Kedua, berkomitmen untuk terus belajar (lifelong learning) guna mengimbangi laju kompetisi global.
​Ketiga, memegang teguh integritas, etika, serta merawat nilai-nilai kearifan lokal seperti semangat Orang Basudara dan Pela Gandong.

​“Masa depan Maluku tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang kita miliki, tetapi terutama oleh kualitas manusia yang mampu mengelola pengetahuan, menciptakan inovasi, dan menghadirkan perubahan,” tegas Sadali.

​Sidang senat terbuka ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Muhammad Jusuf Kalla, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku, pimpinan universitas, sivitas akademika, serta para orang tua wisudawan.

Momentum ini diharapkan mampu melahirkan generasi intelektual berdaya saing tinggi yang berdedikasi membangun Maluku yang lebih maju.(*)

👁 5 dilihat💬 0 komentar⏱ 2 menit baca📅 Terbit 2 November 2026