POSTINGAN.ID-AMBON, Aksi simpatik mewarnai hari keempat pelaksanaan Operasi Patuh Salawaku 2026 di Kota Ambon, Kamis (29/10/2026).
Jajaran Polda Maluku tidak hanya merazia pengendara nakal, tetapi juga membagikan helm secara cuma-cuma kepada pemotor yang kedapatan membonceng penumpang tanpa pelindung kepala.
Titik fokus razia gabungan ini dipusatkan di tiga jalur utama, yakni Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Kapten Pierre Tendean, serta Jalan Jenderal Sudirman.
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas aktif memberikan pemahaman persuasif kepada warga agar lebih disiplin di jalan raya guna menekan angka fatalitas kecelakaan.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini dirancang bukan sekadar mencari-cari kesalahan atau menjatuhkan sanksi hukum semata. Pendekatan humanis melalui edukasi publik dikedepankan agar masyarakat tumbuh kesadaran mandiri.
“Operasi Patuh Salawaku 2026 merupakan upaya Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Peneguran dan penindakan dilakukan terhadap pelanggaran yang ditemukan, tetapi edukasi juga menjadi bagian penting agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah mendasar untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Rositah.
Kendati demikian, tindakan tegas tetap diberlakukan bagi pelanggar kasat mata. Dalam operasi hari keempat tersebut, petugas mencatat sebanyak 35 pengendara dijatuhi teguran lisan, sementara lima pelanggar lainnya langsung diganjar sanksi tilang akibat tidak membawa dokumen berkendara seperti SIM, mengabaikan kelengkapan teknis, hingga tidak mengenakan helm standar.
Bagi kepolisian, pembagian helm gratis merupakan bentuk tindakan preventif yang nyata. Penggunaan pengaman kepala berstandar SNI yang terpasang dengan benar terbukti krusial guna meminimalisir risiko cedera fatal di bagian kepala tatkala terjadi insiden di jalan raya.
Lebih lanjut, Rositah mengingatkan agar budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan saat ada petugas yang berjaga di jalan. Kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya keamanan bersama.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, membawa SIM dan surat kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama. Semangat Polisi Bersama Masyarakat kami wujudkan melalui pelayanan, edukasi, dan penegakan hukum yang bertujuan melindungi masyarakat,” pungkasnya.
Pelaksanaan Operasi Patuh Salawaku 2026 di Ambon ini melibatkan sinergi lintas fungsi dari internal kepolisian. Unsur yang diterjunkan meliputi Direktorat Lalu Lintas, Bidang Propam, Direktorat Intelkam, Bidang Humas, hingga Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Maluku.
Kolaborasi terpadu ini disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian penertiban, pengawasan internal, hingga pelayanan medis darurat berjalan secara optimal demi mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah Maluku.(*)





